Skip to content

Kedepankan Kemanusiaan, RS Medimas Dinilai Hadir Untuk Rakyat

23 Mei 2026

CIREBON (rq) – Rumah Sakit Umum Medimas di Jalan Evakuasi Kota Cirebon kembali mendapatkan apresiasi dari masyarakat atas sikap humanis dan kebijakan pelayanan kesehatannya yang dinilai berpihak kepada rakyat kecil, khususnya pasien BPJS dan masyarakat kurang mampu.

Langkah cepat serta tanggapan positif manajemen rumah sakit terhadap permohonan pengalihan status pasien dari umum menjadi tanggungan BPJS mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk aktivis sosial dan kemasyarakatan di Cirebon.

Boby, selaku pihak yang mendampingi keluarga pasien besama Lembaga Swadaya Masyarakat Cakrabuana Indonesia Bersatu (CIB), menyampaikan rasa hormat dan apresiasi kepada jajaran manajemen Rumah Sakit Umum Medimas karena dinilai mampu menunjukkan wajah pelayanan kesehatan yang benar-benar mengedepankan nilai kemanusiaan.

“Rumah sakit bukan hanya tempat berobat, tetapi juga tempat hadirnya nilai kemanusiaan. Kami melihat RS Medimas mampu menunjukkan bahwa pelayanan kepada rakyat kecil bukan sekadar slogan, melainkan benar-benar diterapkan,” ujar Boby, Sabtu (23/5/2026).

Menurutnya, sikap manajemen rumah sakit tersebut mencerminkan implementasi nilai-nilai Pancasila secara nyata, mulai dari sila pertama hingga sila kelima.

“Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, tercermin dari pelayanan yang dilakukan dengan hati nurani, kepedulian, dan rasa tanggung jawab moral terhadap sesama manusia. Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, terlihat dari kebijakan yang tidak mempersulit pasien kecil dan tetap mengutamakan keselamatan serta hak kesehatan masyarakat tanpa membedakan status ekonomi,” tambahnya.

Sila ketiga, lanjutnya, Persatuan Indonesia, tampak dari hadirnya sinergi antara masyarakat, keluarga pasien, lembaga sosial, dan pihak rumah sakit demi kepentingan kemanusiaan bersama.

“Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, tercermin melalui keterbukaan pihak rumah sakit dalam menerima aspirasi dan menyelesaikan persoalan dengan pendekatan dialog serta kebijaksanaan,” terangnya.

Sedangkan menurutnya, sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, dinilai benar-benar hidup dalam pelayanan rumah sakit yang tetap memberikan kesempatan kepada masyarakat kecil untuk memperoleh hak pelayanan kesehatan secara layak dan manusiawi.

“Sejumlah informasi publik juga menyebut bahwa Rumah Sakit Umum Medimas selama ini dikenal melayani pasien umum maupun BPJS tanpa membeda-bedakan pelayanan. Rumah sakit Medimas juga memiliki visi pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau bagi masyarakat luas,” jelasnya.

Boby juga berharap langkah dan kebijakan humanis seperti ini dapat menjadi contoh bagi rumah sakit lainnya di Indonesia, bahwa pelayanan kesehatan sejatinya harus berdiri di atas nilai kemanusiaan, bukan semata persoalan administrasi.

“Rakyat kecil membutuhkan kehadiran negara dan kemanusiaan. Ketika rumah sakit mampu hadir dengan hati, maka di situlah Pancasila benar-benar hidup,” tutupnya. (R01/is)