
CIREBON (rq) – Pemerintah desa (pemdes) Kepongpongan kecamatan Talun kabupaten Cirebon, bersama dengan Kader PKK dan Posyandu, saling bersinergi bahu membahu dalam mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas pemerintah pusat.
Kepala Desa (Kuwu) Kepongpongan, Wawan Setyawan, BAc mengatakan masyarakat yang mendapatkan MBG di wilayah desa Kepongpongan ada sekitar 500 penerima manfaat, yang terdiri dari Balita, Ibu Hamil (Bumil) dan Ibu Menyusui (Busui). Dari jumlah tersebut terbagi ke dalam 8 Posyandu yang ada di wilayah desa Kepongpongan.
“Alhamdulillah, pada hari ini Selasa (20/1/2026), pemerintah desa bersama kader Posyandu dan Tim Penggerak PKK, mendistribusikan program MBG ke masyarakat. Ada sekitar 500 penerima manfaat, mulai dari Balita, Ibu Hamil dan Ibu Menyusui yang terbagi di 8 wilayah Posyandu,” jelasnya.
Sementara itu, menurut salah satu kader mengatakan, penyaluran program MBG tersebut dibagikan sebanyak 3 kali dalam seminggu. Dua kali, berbentuk makanan basah (nasi dan lauk pauk) sementara satu kali berbentuk makanan kering (susu, roti, dan makanan lainnya).
“Alhamdulillah untuk menu MBG di desa Kepongpongan ini selalu baik. Kemarin lauknya daging cincang. Sekarang Alhamdulillah lauknya dengdeng sapi. Mudah – mudahan, dengan adanya bantuan MBG ini, pemenuhan gizi masyarakat, khususnya di desa Kepongpongan, dapat tercukupi,” pungkasnya.
Sementara itu sejak Presiden RI, mengintruksikan Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita (Kelompok B3) yang awalnya direncanakan mulai berjalan pada 8 Januari 2026, kini sudah mulai berjalan di sejumlah wilayah di kabupaten Cirebon. Seperti salah satunya di Desa Kepongpongan kecamatan Talun kabupaten Cirebon.
Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa intervensi pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita (Kelompok B3) tetap menjadi prioritas utama dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kelompok ini dinilai krusial karena berada dalam fase 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang merupakan masa emas dan tidak dapat ditunda. (ris)

