
CIREBON (rq) – Dalam menyambut tahun baru 2026, Pemerintah Desa Cirebon Girang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, menggelar kegiatan santunan anak yatim sebagai wujud pengamalan nilai – nilai keislaman dan kepedulian sosial, sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat, penuh kehangatan, serta sarat nilai kemanusiaan.
Kepala Desa Cirebon Girang, Moh Uto Apid, secara langsung menyambut anak – anak yatim dengan penuh kasih sayang. Dengan senyum dan sentuhan kepedulian, kuwu menunjukkan keteladanan seorang pemimpin yang memahami bahwa memuliakan anak yatim merupakan amalan mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam.
“Anak yatim adalah amanah Allah SWT yang harus kita jaga bersama. Memberi perhatian kepada mereka bukan semata kewajiban sosial, tetapi juga bentuk ibadah dan ikhtiar meraih ridho Allah SWT,” ungkap Moh Uto Apid dalam sambutannya.
Sebanyak 20 anak yatim menerima santunan dalam kegiatan tersebut. Wajah-wajah ceria dan penuh syukur tampak menghiasi acara, menjadi bukti bahwa kepedulian yang tulus mampu menghadirkan kebahagiaan dan harapan di tengah keterbatasan.
Suasana haru semakin terasa ketika salah seorang ibu dari anak yatim menyampaikan ungkapan terima kasih serta doa tulus kepada kepala desa.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Kuwu. Semoga Allah SWT membalas kebaikan beliau dengan rezeki yang berlimpah, kesehatan, umur yang berkah, serta selalu berada dalam lindungan-Nya,” tuturnya dengan penuh harap.
Kegiat
Lan santunan tersebut mencerminkan kepemimpinan yang berlandaskan nilai iman, amanah, dan kepedulian, dimana pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga pada pembinaan akhlak dan kemanusiaan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemdes Cirebon Girang berharap semangat berbagi dan memuliakan anak yatim dapat terus tumbuh, serta menjadi teladan bagi seluruh elemen masyarakat agar senantiasa menebar kebaikan dan memperkuat ukhuwah sosial demi terwujudnya desa yang diridhai Allah SWT. (R01/ris)

