
BANDUNG (rq) – Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat, baik yang disebabkan oleh faktor alam dan / atau faktor non-alam. Sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.
Indonesia dikenal sebagai negara kaya akan keindahan alamnya. Namun dibalik keindahan tersebut, ada fakta lain yang tidak dapat diabaikan. World Risk Index (WRI) mencatat bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang paling sering terjadi bencana dengan tingkat resiko tertinggi ke-2.

Kerentanan tersebut diperkuat oleh data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang melaporkan bahwa sejak Januari hingga 24 November 2025 telah terjadi 2.919 kejadian bencana di seluruh wilayah Indonesia. Dalam menghadapi kondisi tersebut, mitigasi bencana menjadi langkah yang sangat krusial. Lalu, apa itu mitigasi bencana ?
Mitigasi bencana merupakan serangkaian upaya yang dilakukan untuk mengenali risiko, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta menyiapkan perencanaan penanggulangan bencana.
Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan pengetahuan kebencanaan bagi Desa Mekarmukti, khususnya kepada siswa sekolah dasar, guna meningkatkan kesadaran sejak dini, pihak PKM ITB melakukan berberapa kegiatan edukatif yang dirancang secara interaktif dan mudah dipahami.

Pada tanggal 14 November 2025, pihak PKM ITB melaksanakan program edukasi mitigasi bencana di SDN 02 Mekarmukti.
Kegiatan tersebut diawali dengan sesi penyampaian materi terkait beberapa bencana alam dan cara mitigasinya, seperti gempa bumi, longsor dan kekeringan.
Pematerian diselingi juga dengan sesi tanya jawab dan ice breaking untuk menjaga antusiasme siswa selama kegiatan berlangsung.
Selanjutnya, siswa diajak untuk mengikuti beberapa eksperimen sederhana, seperti simulasi tanah longsor menggunakan maket, peragaan proses penjernihan air sederhana, serta simulasi gempa bumi melalui pembuatan miniatur bangunan dari pipet.
Pada akhir kegiatan, dilaksanakan sesi kuis sebagai bentuk evaluasi pemahaman siswa. Beberapa siswa dengan eksperimen terbaik dan yang menjawab pertanyan-pertanyan dengan tepat, diberikan hadiah sebagai bentuk motivasi.
Kegiatan edukatif selanjutnya adalah pembuatan komik dan poster mitigasi bencana.
Pada tanggal 28 November 2025, tim PKM ITB telah menyerahkan sebanyak 31 buku komik berjudul “Petualangan Siaga Bumi” serta poster “Mitigasi Bencana: Tanah Longsor, Gempa Bumi, dan Kekeringan” kepada beberapa sekolah. Diantaranya SDN 01 Cihampelas, SDN 2 Cihampelas, SDN Cisarongge, MI Mande Al-Muhtariyyah, MI At-Taqwa, MTs Mande, dan MTs At-Taqwa.
Materi komik dan poster tersebut, disusun dari pengetahuan ilmiah yang telah disederhanakan tanpa mengurangi akurasi. Sehingga para siswa dapat mempelajari konsep dasar kebencanaan dengan cara yang lebih mudah dipahami dan menyenangkan. (ta)
